Pilihan Tepat Untuk Sehat Sejak 1910
   
Produk Popular »  
Beranda | Apakah Jamu itu | Tentang Kami | Produk | Testimonial | Outlet | Artikel | Link | Kontak Kami 
»English 
 
 
Curmino

 

Frans A. Oenputera
Jl. Darmo Permai Timur 7/ 4 Surabaya


Saya mengalami gangguan fungsi hati sejak 1994 bermula dari check up rutin oleh dokter perusahaan yang menunjukkan SGOT, SGPT melebihi normal kemudain saya dikonsultasikan ke dokter ahli dan mulai menjalani beberapa pemeriksaan yang lebih intensif mulai dari USG sampai pemeriksaan virus hepatitis A, B dan C. Pada saat tsb saya juga diketahui menderita hyperruricaemia (kelebihan asam urat) yang lebih condong sifatnya endogen (bawaan).

Yang sangat mengganggu jiwa saya adalah di samping penyebab pasti gangguan tsb tidak terungkap (kesimpulan terakhir dari dokter radiologi adalah mild fatty lever namun diragukan oleh dokter gastroenterologist yang menangani saya) pernah sekali saya mendapatik hasil pemeriksaan laborat yang salah yaitu saya mengidap virus hepatitis C.

Saya tahu bahwa hepatitis ini yang palilng berbahaya daripada A dan B karena sejak saya menderita gangguan hati saya selalu berusaha mencari informasi mengenai seluk beluk penyakit hati terutama dari buku dan media.
Sampai saya berpikir menyesali pernikahan yang saat itu baru saya lakukan karena untuk apa saya nantinya menyusahkan istri saya gara-gara virus ini namun untungnya setelah dikonsultasikan ke gastroenterologist saya melakukan periksa ulang sampai ke TDRC (Tropical Desease Research Centre) FK Univ.

Airlangga yang akhirnya dipastikan saya tidak mengidap virus hepatitis C (sebelumnya sudah dipastikan juga bahwa saya tidak juga mengidap virus A dan B namun dulu saat di sekolah dasar saya pernah sakit kuning).
Walaupun demikian dari check up selanjutnya tetap saja "misteri" SGOT, SGPT atau Gamma GT di atas anormal tidak tertanggulangi padahal oleh dokter selalu diterapi dengan vitamin2 untuk lever yang akhirnya justru mendorong nafsu makan saya dan meningkatkan kadar cholesterol.

Pertemuan saya dengan temulawak sebagai alternatif penyembuhan gangguan hati terjadi saat saya membaca terbitan khusus majalah Intisari (1996) yang berjudul "Kembali ke Alam" dan sejak saat tsb saya minum airnya (direbus) tapi tetap saja hasilnya tidak memuaskan karena tidak praktis sehingga mengakibatkan tidak disiplin.

Selanjutnya pada pertengahan 1998 saat makan bersama keluarga di restoran Ria (Sea Master) saya melihat etalase Curmino dan saya berpikir ini sangat menarik dan perlu dicoba karena praktis. Kemudaian saya tanyakan dapat dibeli di mana serta mulailah saya meminum sesuai petunjuk yang diberikan.

Check up rutin saya pada 4 Feb 1998 masih menunjukkan SGOT 18,8; SGPT 44,3 dan GammaGT 29,5 (semua angka ini melebihi batas normal) dan hasil check up 30 Jan 1999 menunjukkan hasil SGOT 12,8; SGPT 27,7 dan GammaGT 15,5. Saya sangat senang dengan hasil tsb (SGOT, GammaGT sudah Normal hanya SGPT masih sedikit (2,7 point) di atas normal) hasil dari saya minum Curmino 3x1 selama 4 bulan dan sekarang saya kurangi dosis menjadi 2x1 sampai SGPT benar2 normal dan saya yakin Curmino mampu mencapainya dengan hasil tsb.
Terima kasih.





 

 

© PT. Jamu Iboe, 2007. All rights reserved.